Kenapa Bank Koresponden Masih Bisa Main Mata dengan Fintech untuk Naikkan Biaya Transfer?

Kita sering banget denger fintech bisa motong biaya transfer internasional sampe 90% dibanding bank. Tapi ada yang nggak banyak orang tau: sebagian fintech itu sebenernya masih pake jasa bank koresponden juga. Kok bisa lebih murah? Ini bukan magic, tapi permainan licik di balik layar.

Skema Fee yang Disembunyikan

Bank koresponden itu kayak calo devisa. Mereka ambil untung dari 3 sumber: spread nilai tukar, biaya administrasi, dan fee tersembunyi. Contoh konkret: waktu kamu kirim $1000 ke luar negeri, bank bilang biayanya $30. Padahal sebenernya mereka udah mark up nilai tukar sekitar 1-3%. Itu belum termasuk fee terselubung yang dibagi-bagi sama fintech.

Nah, beberapa fintech pinter banget mainin angka ini. Mereka nawarin ke bank koresponden: “Gue bisa kasih volume transaksi gede, asal lo kasih harga khusus”. Hasilnya? Biaya transfer emang turun buat customer, tapi fintech masih dapet komisi dari selisih fee yang udah dinego.

Ada satu kasus tahun 2022 di Asia Tenggara, transfer $5000 via fintech keliatan cuma kena charge $15. Padahal sebenernya ada potongan nilai tukar senilai $45 yang disembunyiin di kurs. Customer seneng karena lihat biaya administrasinya murah, tapi sebenernya tetep kena tipu.

Yang lebih parah, beberapa bank koresponden malah nawarin sistem bagi hasil ke fintech. Mereka bikin skema dimana makin gede volume transaksi, makin gede juga komisi buat fintech. Ini namanya hidden revenue sharing. Kamu pikir hemat, eh ujung-ujungnya duitmu juga yang dikeruk.

Pertanyaannya: kalau model begini terus, apa bedanya fintech sama rentenir devisa? Mereka cuma bikin ilusi lebih murah, tapi sebenernya duitmu tetap dikuliti pelan-pelan. Nggak heran beberapa regulator mulai ngelirik praktik semacam ini.

Solusinya? Selalu cek dua hal: nilai tukar yang dipake (bandingin dengan kurs tengah BI) dan total amount received. Jangan terkecoh sama biaya administrasi yang keliatan murah. Kadang justru di situlah jebakannya. Pilih penyedia yang transparan ngasih breakdown semua fee, bukan cuma jualan angka persentase gede-gedean.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *