{"id":31,"date":"2026-08-09T20:02:37","date_gmt":"2026-08-09T20:02:37","guid":{"rendered":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/2026\/08\/09\/mengapa-investasi-di-startups-fintech-masih-menjanjikan-meski-risikonya-tinggi\/"},"modified":"2026-08-09T20:02:37","modified_gmt":"2026-08-09T20:02:37","slug":"mengapa-investasi-di-startups-fintech-masih-menjanjikan-meski-risikonya-tinggi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/2026\/08\/09\/mengapa-investasi-di-startups-fintech-masih-menjanjikan-meski-risikonya-tinggi\/","title":{"rendered":"Mengapa Investasi di Startups Fintech Masih Menjanjikan Meski Risikonya Tinggi?"},"content":{"rendered":"<p>Investasi di startups fintech memang terkesan glamor dan menggiurkan. Tapi, jangan langsung tergoda oleh jargon-jargon kayak &#8220;disruptive innovation&#8221; atau &#8220;revolutionizing finance&#8221;. Nyatanya, banyak yang gagal sebelum sempat mencetak untung. Lalu, kenapa masih worth it buat dicoba?<\/p>\n<h2>Potensi Growth yang Nggak Main-Main<\/h2>\n<p>Yang bikin fintech menarik adalah skalanya. Bayangin aja, masih ada 1,4 miliar orang di dunia yang nggak punya akses ke layanan perbankan. Ini pasar yang luas banget! Apalagi di negara-negara berkembang, kebutuhan akan solusi keuangan digital masih jauh dari terpenuhi. Contohnya, di Indonesia sendiri, penetrasi internet sudah mencapai 73%, tapi cuma 49% orang dewasa yang punya rekening bank.<\/p>\n<p>Startups fintech yang bisa memecahkan masalah dasar ini, kayak transfer uang murah, pinjaman mikro, atau pembayaran digital, punya peluang besar buat tumbuh eksponensial. Bukan cuma jadi unicorn, tapi bahkan decacorn!<\/p>\n<p>Ambil contoh kasus TransferWise (sekarang Wise). Mereka mulai dari masalah sederhana: transfer uang internasional yang mahal dan ribet. Sekarang valuasinya udah nyentuh $11 miliar. Padahal dulu banyak yang meragukan ide mereka.<\/p>\n<p>Tapi jangan salah, nggak semua fintech bisa seberhasil itu. Risikonya nggak main-main. Dari 10 startups fintech, mungkin cuma 1-2 yang bakal survive dalam 5 tahun. Jadi, kuncinya adalah diversifikasi. Jangan taruh semua telur dalam satu keranjang.<\/p>\n<p>Belum lagi soal regulasi yang bisa berubah sewaktu-waktu. Di satu sisi, ini bisa bikin startup kesulitan beradaptasi. Tapi di sisi lain, perusahaan yang bisa navigasi dengan baik malah bisa jadi lebih kuat. Contohnya, PayPal yang justru makin kokoh setelah regulasi payments ketat diberlakukan.<\/p>\n<p>Satu hal yang bikin fintech menarik bagi investor: mereka biasanya punya monetisasi yang jelas. Nggak kayak startups lain yang kadang bingung cara cari duitnya. Entah itu dari fee transaksi, bunga pinjaman, atau layanan premium, model bisnisnya udah terlihat dari awal.<\/p>\n<p>Tapi ingat, nggak semua yang berkilau itu emas. Banyak juga fintech yang akhirnya bangkrut karena salah kelola atau produknya nggak sesuai dengan kebutuhan pasar. Makanya, riset mendalam sebelum investasi itu wajib hukumnya.<\/p>\n<p>Jadi, masih tertarik buat terjun ke dunia investasi fintech? Atau malah lebih parno sama risikonya?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Investasi di startups fintech memang terkesan glamor dan menggiurkan. Tapi, jangan langsung tergoda oleh jargon-jargon kayak &#8220;disruptive innovation&#8221; atau &#8220;revolutionizing finance&#8221;. Nyatanya, banyak yang gagal sebelum sempat mencetak untung. Lalu, kenapa masih worth it buat dicoba? Potensi Growth yang Nggak Main-Main Yang bikin fintech menarik adalah skalanya. Bayangin aja, masih ada 1,4 miliar orang di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-31","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bischoffweiss.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}